Tentang dugaan Pekerjaan “BERALAMAT PALSU” Ini Kata Apri Dasman, ST.

Gambar Pekerjaan peningkatan struktur jalan simpang IV sungai saren simpang teluk nilau – pelabuhan ro ro (tanah lokal ke perkerasan). (dok)

Kuala Tungkal – Bidas. Terkait Pekerjaan yang diduga beralamat palsu yang di tenderkan melalui portal LPSE tanjung jabung barat dengan nama paket lelang  PENINGKATAN STRUKTUR JALAN SIMPANG IV SUNGAI SAREN SIMPANG TELUK NILAU – PELABUHAN RO RO (tanah lokal ke perkerasan) dengan pagu Rp 26.966.600.250,00 yang di lelangkan mulai pada tanggal 17 Maret 2017 s/d 18 April 2017.

Pekerjaan yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) ini ternyata tak korelasi dengan yang tertera di Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) DPUPR tahun 2017. Hal ini disampaikan oleh pihak DPUPR, Kabid Cipta Karya Apri Dasman, ST (30/10) pada Bidas. “Benar yang di tayangkan di portal LPSE Kab. Tanjab Barat adalah PENINGKATAN STRUKTUR JALAN SIMPANG IV SUNGAI SAREN SIMPANG TELUK NILAU – PELABUHAN RO RO (tanah lokal ke perkerasan) dengan pagu Rp 26.966.600.250,00. Sedangkan di dalam DPA bertuliskan PENINGKATAN STRUKTUR JALAN SIMPANG IV SUNGAI SAREN SIMPANG TELUK SIALANG – PELABUHAN RO RO (tanah lokal ke perkerasan) dengan pagu Rp 26.966.600.250,00.

Gambar Pekerjaan peningkatan struktur jalan simpang IV sungai saren simpang teluk nilau – pelabuhan ro ro (tanah lokal ke perkerasan). (dok)

Di tempat terpisah, ketua Unit Layanan Pengadaan (ULP) Ilmardi, SE mengatakan (30/10). “Pengumuman lelang di laksanakan berdasarkan surat permohonan permintaan dari pihak PPK (Pejabat Pembuat Komitmen). Kita tidak bisa menambah dan mengurangi apa yang di minta oleh pihak PPK.” Ungkapnya pada Bidas.

Kembali Apri Dasman, ST mengatakan, “Untuk memastikan  itu, nanti kita akan cek dulu arsip kami apakah memang betul. Kalau pun terjadi kesalahan toh, sekarang proyeknya kan sudah berjalan. Dan mungkin kedepannya masalah nama mungkin kami juga harus berhati hati. Karena mungkin tujuannya betul, penamaannya salah menimbulkan asumsi yang berbeda, kan? Dan mungkin dari tujuan kami betul menuju ke A, sementra asumsi orang lain dengan nama ‘kan bisa, bisa bolak balik  gitu kan.”

Gambar Pekerjaan peningkatan struktur jalan simpang IV sungai saren simpang teluk nilau – pelabuhan ro ro (tanah lokal ke perkerasan). (dok)

“Dalam kontrak tetap sesuai dengan di DPA, di penanyangan di ULP yang perlu di cermati lagi, untuk di perbaiki sudah tidak bisa lagi, sekarang sudah keranah kontrak dan keuangan sudah di 60 %. Dan terkait kesalahan dalam penayangan yang tidak sama dangan yang tercantum di DPA kami ya, memang bisa dikatakan alamat palsu.” Tukasnya pada Bidas Seraya tersenyum.

Berdasarkan data yang di himpun oleh Bidas, pekerjaan yang menggunakan dana DAK ini sedang berlangsung pengerjaannya, dan ketidak korelasian nama pekerjaan ini terkait nama lokasi yakni antara SIMPANG TELUK NILAU dengan SIMPAK TELUK SIALANG yang berbeda lokasi dan kecamatan. Simpang Teluk Nilau merupakan Kec. Bram Itam sedangkan Simpang Teluk Silang Merupakan Kec. Tungkal Ilir Desa Teluk Sialang. Dan lebih miris lagi Simpang IV sungai saren tidak pernah ada lokasinya, bila merujuk pada pembenaran nama lokasi pekerjaan adalah Simpang Parit IV Sungai Saren yang merupakan wilayah Kec. Bram Itam. (sr)

Komentar