Terkait Aksi HMI, SKB 3 Menteri Diperuntukkan Pada Siapa?

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Aksi yang dilakukan oleh HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) hari ini didepan kantor Bupati Tanjung Jabung Barat untuk mempertanyakan pelaksanaan SKB (Surat Keputusan Bersama) 3 Menteri terkait Pemberhentian ASN yang telah menjalani hukuman atas perbuatan penyalahgunaan jabatan hanya disambut oleh Sekda Kab. Tanjab Barat, Drs. H. Ambok Tuo di depan halaman kantor Bupati.

“pertama saya memohon maaf dikarenakan Bapak Bupati tidak dapat hadir karena harus ke pematang lumut untuk meninjau beberapa lokasi, mengenai ASN yang tersandung kasus tipikor tanggal 17 april suratnya sudah ada, tetapi indentitas yang dimaksudkan itu masih ulur tarik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.” ujar Sekda, Ambok Tuo saat menyambut aksi HMI Kab. Tanjab Barat.

Terpisah, diketahui berdasarkan keterangan kepala BKPSDM Kab. Tanjab Barat pada salah satu media dalam pemberitaannya beberapa waktu lalu menyebutkan, ada 3 ASN yang terekomendasi dari BKN palembang. 2 ASN telah diberhentikan dan 1 ASN masih dalam proses.

“surat dari BKN palembang sudah kita terima dan pemerintah Kab. Tanjab Barat sedang melakukan inventarisasi dan ada 4 orang ASN yang akan diberhentikan dan proses pemberhentian, kita diberi waktu sampai 31 Desember 2018.” Pungkas Sekda Tanjab Barat Didepan HMI.

Diketahui pula 2 ASN yang telah diberhentikan dan 1 ASN yang saat ini dalam proses itu telah dilaksanakan jauh sebelum SKB 3 menteri di keluarkan sementara rekomendasi SKB 3 Mentri diperuntukan bagi para ASN Eks Napi kejahatan dan penyalahgunaan jabatan yang telah menjalani hukuman dan masih aktif. (St*2)

Komentar