Terkait Gerbang Kota, Isu Pemekaran Mendekati Kebenaran Benarkah?

Pemerintahan135 Dilihat

Kuala Tungkal – Bidas. Rehab Sedang/ Berat gerbang kota yang dilaksanakan di Jl. Prof. Sri Soedewi MS. SH menjadi perbincangan dikalangan masyarakat kuala tungkal. Terkait penulisan di gerbang tersebut “ SELAMAT DATANG DI KAB. TANJUNG JABUNG BARAT” yang secara tidak langsung mengkerdilkan tapal batas Kab. Tanjab Barat hingga isu pemekaran daerah mendekati kebenaran.

Menurut salah satu masyarakat kuala tungkal Adi Aspandi, mengatakan. “ Itu Gerbang kota, bukan gerbang batas Daerah/ Kabupaten. Instansi yang menjadi owner pekerjaan tersebut khilaf atau tak memiliki pengetahuan antara batas kota  dengan batas daerah?. Kesalahan ini bisa menimbulkan asumsi terkait isu pemekaran daerah/ kabupaten yang sekarang sedang buming” Ungkapnya (1/1).

“Ini bisa jadi dugaan kalau isu pemekaran Kab. Tanjab Barat mendekati kebenaran, dan ini bukan sekedar kesalahan tapi tentang tolak ukur kemampuan seorang kepala dinas dalam pengetahuan dan ketelitian bekerja. Pengetahuan tentang batas kota dan batas daerah, serta ketelitian dalam mendesposisikan suatu rencana pekerjaan.” Tambahnya.

Terlihat, Tulisan “ SELAMAT DATANG DI KAB. TANJUNG JABUNG BARAT” pada gerbang kota ini sedang dilakukan perbaikan atas dugaan kesalahan dalam mengerjakannya pada senin (1/1/18). Menganggapi hal tersebut, Adi Aspandi menjelaskan. “Kalau Masalah perbaikan itu bisa saja dikerjakan, tapi bagaimana dengan pencairan yang dilakukan oleh rekanan pelaksana serta konsultan perencana dan konsultan pengawas?.” Jelasnya.

“Apakah menggunakan berkas administrasi yang diduga salah tersebut? Bila iya, maka terukur, dan terbuktilah kalau kepala dinas yang menjadi owner pekerjaan tersebut menggunakan ilmu pahat. Di tokok dulu baru berjalan.” Tukasnya.

Dugaan kesalahan terhadap penulisan pada gerbang kota ini merupakan wujud dari bobroknya kinerja oknum yang dipercaya mengemban amanah selaku kepala OPD/Dinas. Serta Dokumen administrasi akan perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan pada pekerjaan tersebut tak mungkin di perbaiki sebab anggaran 2017 telah ditutup. (st12)

Komentar