Terkait Pasar Parit 1 (satu), Turap Bata 38,23 m2 Dimana?

Kuala Tungkal – Bidas. Pekerjaan Penimbunan areal pasar parit 1 (satu) Kel. Tungkal Harapan Kec. Tungkal Ilir Kab. Tanjab Barat terdiri dari 10 (sepuluh) item pekerjaan. Salah satu itemnya adalah Pekerjaan Turap Batu Bata yang disinyalir berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) seluas + 38,23 M2  tak di temukan saat Bidas berada di lokasi pekerjaan, Minggu (19/11).

Turap Batu Bata Tampak Dari Depan Bangunan Pasar Parit 1 (dok)

Pemasangan turap bata pada pekerjaan yang di laksanakan oleh CV. SINAR UTAMA dengan menggandeng CV. GRAHA CIPTA KONSULTAN selaku pengawas pekerjaan tersebut, hanya di temui di kiri dan kanan bawah bangunan pasar parit 1 (satu), Sementara depan dan belakang bawah bangunan pasar parit 1 (satu) disinyalir telah memiliki turap sedari.

Turap Batu Bata Tampak Dari Belakang Bangunan Pasar Parit 1 (dok)

Menurut RA, yang tak ingin namanya di publikasikan. (19/11) “Didalam gambar rencana pekerjaan, item pekerjaan turap bata seluas +  38,23 M2 berada dibawah bangunan pasar parit 1 (satu), keliling itu. Sementara bangunan pasar parit 1 (satu) depan belakang disinyalir sudah ada turapnya, yang belum itu kiri kanan bawah bangunan tersebut.” Ungkapnya.

Turap Batu Bata Tampak Dari Kanan Bangunan Pasar Parit 1 (dok)

“Pihak owner seharusnya menjelaskan hal ini. kok bisa, perencanaannya + 38,23 M2 sementara di lokasi Volume tersebut diduga tak segitu. Ini bukan masalah bisa di CCO atau tidak, tapi hal seperti ini disinyalir biasanya akan lewat begitu saja bila didiamkan.” Terang RA lagi.

Turap Batu Bata Tampak Dari Kiri Bangunan Pasar Parit 1 (dok)

“Ini kebiasan buruk yang harus dirubah, mulai dari persyaratan peralatan utama yang di isyaratkan dalam dokumen lelang pekerjaan tersebut tak sesuai spesifikasi pekerjaan sampai pada realisasi dilapangan. Harus di evaluasi lagilah kinerja instansi terkait. Jangan – jangan semua item pekerjaan mengalami pembengkakan volume, dan takutnya terjadi hal demikian pada semua proyek di tanjab barat. Allahu ‘alam bissawaf.” Tukasnya. (sr)

Komentar