Terkait Pasar Tangga Raja Ilir, Mukhtar AB : Pemerintah Jangan Anggap Putra Daerah Sampah

Ekonomi0 views

“Aset Sarang Hantu Itu Ukuran Kinerja Aparatur Daerah”

Kuala Tungkal – Bidas. Terkait pasar tangga raja ilir yang dinilai terbiar dan seolah olah memang “terpelihara” sebagai sarang hantu mengundang pemerhati dan pengamat pembangunan ketua LSM Lembaga Pemantau Aset dan Aparatur Daerah dan Pusat (LPA2DP), Mukhtar AB angkat bicara (21/6).

Menurutnya, “Itulah yang terjadi di Kabupaten tanjab barat ini, sampai kiamat pun kalau minset aparatur daerah tidak dirubah jangan harap daerah ini akan maju dan berkembang. Apa lagi bila pemimpin hoby menerima laporan ABS (Asal Bapak Senang.red)” Ungkap Mukhtar AB.

“Pemkab terlalu mempercayakan orang luar, hingga putra daerah hanya dianggap seperti sampah. Seharusnya untuk urusan seperti itu putra daerah yang lebih diutamakan menjadi leading sektornya, karena putra daerah yang lebih memahami apa yang di butuhkan di daerahnya.” Tambahnya.

“Selalu mengedepankan orang luar, apa putra daerah tidak ada yang mampu untuk membangun daerah ini, serahkan pada putra daerah dalam mengurus dan membenahi dan mengelola aset daerahnya sendiri.” Tukasnya.

Hingga saat ini tak ada langkah yang diambil Pemkab tanjab barat dalam memanfaatkan dan mengembalikan fungsi aset pasar tangga raja ilir yg terbiar selama puluhan tahun, bahkan disinyalir tak hanya aset pasar tangga raja ilir saja yang terbiar. (St*2)

Komentar