Terkait Penangkapan HT dan Radio, LSM-PETISI : SANG MAHLUK HALUS PEMILIK BARANG DIMANA?

Hukum0 views

Kuala tungkal – Bidas. Terkait Putusan terhadap khasus penangkapan 192 unit Handy Talky (HT) dan Radio SSB yang di amankan di pelabuhan LASSDP Kuala Tungkal (05/10/2017) sekitar pukul 17.30 WIB, di pandang janggal oleh Ketua LSM-PETISI, Syarifuddin AR. Hal ini terlihat janggal baginya dikarenakan dalam putusan hanya terdapat 2 orang tersangka yang telah menjadi terpidana.

Menurut Syarifuddin, Dua orang terpidana masing – masing 1 Tahun dengan tuntutan jaksa penuntut umum 1,3 Tahun, berdasarkan putusan pengadilan negeri kuala tungkal tersebut adalah M. DONG yang akrab di sapa MADONG selaku Nakhoda Speedboad KM Yusrifah dan HASBI Selaku ABK Speedboad KM Yusrifah.

“Lalu siapa pemilik barang elektronik, sementara mereka berdua hanya sebagai pembawa barang. Dan mengapa khasus ini tidak diserahkan kepengadilan pelayaran, inikan sudah ranahnya pabean. Dan lebih mengherankan lagi bila sang pemilik bukannya di beri sanksi malah barang yang menjadi bukti tersebut justru dikembalikan kepada pemilik, ada apa?” Ujarnya.

“Seharusnya khasus ini menyangkut UU No. 17 Tahun 2006 Tentang kepabeanan, alhasil hanya di kenakan UU Pelayaran yaitu tentang Surat Izin Belayar (SIB). Speedboad KM Yusrifah dengan GT 3 Dikenakan masalah SIB. Coba yang kemarin melakukan penangkapan kembali memperhatikan seluruh speedboat yang kapasitas 6 GT kebawah yang memiliki SIB Keberangkatan. Bisa tidak ada Speedboad lagi yang berangkat dari tungkal.” Ungkapnya.

“Hukum wajib di kedepankan, tapi tidak untuk di cari – cari kesalahan. KM Yusrifah dengan GT 3 yang rutenya menyediakan pelayaran antar pulau. Lalu SANG MAHLUK HALUS PEMILIK BARANG DIMANA? Mengapa terkesan tidak tersentuh, justru barang miliknya akan dikembalikan. Sepertinya ada indikasi mengkambing hitamkan.” Pungkasnya.

Diketahui, Berdasarkan putusan pengadilan negeri Kuala Tungkal 2 orang yang menjadi tersangka telah di pidana masing – masing satu tahun penjara dengan barang bukti 192 unit Handy Talky (HT) dan Radio SSB dengan perkiraan total jumlah nominal Rp 2.000.000.000,-(dua milyar rupiah) akan dikembalikan kepada pemilik barang. (st*2)

Komentar