Terkait Peralatan, DPUPR Diminta Tinjau Kembali Pekerjaan CV. Aisyah Putra Karya Senilai Rp.3,5 Miliyar

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Pekerjaan peningkatan jalan parit 9 menuju pangkal babu dengan pagu 3,5 Miliyar yang sedang dalam tahap pelaksanaan menuai kontroversi akibat alat/peralatan yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi dalam penawaran rekanan atas kesenggupan penyediaan alat/peralatan milik sendiri atau sewa yang diikat oleh perjanjian kesangguan penyediaannya dihadapan notaris (berbadan hukum).

Saat dilokasi pekerjaan ditemukan pihak CV. Aisyah Putra Karya selaku rekanan mengerjakan pekerjaan dengan menggunakan alat berat STANDARD sementara dalam dokumen lelang yang diminta adalah alat berat LONG ARM sebanyak 2 unit.

“Ini satu hal yang harus menjadi perhatian pihak Dinas PUPR bagian Bina Marga selaku owner kegiatan, penggunaan alat STANDARD tersebut seakan terkesan dibiarkan. Dimana Konsultan Pengawas, Pengawas PU, dan PPTK pekerjaan tersebut. Ini salah satu buntuk dugaan pembohongan publik.” Ungkap salah satu masyarakat yang enggan namanya dipublikasikan.

Menurutnya, penyediaan peralatan tersebut jelas tertuang dalam persyaratan peralatan saat lelang milik sendiri atau sewa yang diikat dengan perjanjian dihadapan notaris dan peralatan tersebut akan tertuang dalam penawaran dan analisa harga peralatan.

“Mengerjakan pekerjaan tidak menggunakan peralatan yang disanggupi menyediakannya dan terus melaksanakannya disinyalir merupakan mufakat yang dilakukan dengan sengaja sebab tak mungkin konsultan pengawas, pengawas PU, serta PPTK tidak mengetahui hal tersebut. Mohon Dinas PUPR meninjau kembali pekerjaan tersebut sebelum terlampau jauh melakukan dugaan pembohongan publik.” Tukasnya. (Red)

Komentar