Terkait Rehab Rumah Dinas Pemda, LSM-PETISI ; Tim TP4D, Kami Menunggu

Photo : Rumah Dinas Pemda Sebelum. red

Kuala Tungkal – Bidas. Terkait rehab rumah dinas pemda yang beralamat dijalan Imam bonjol Kel. Tungkal IV Kota Kec. Tungkal Ilir yang dilaksanakan oleh CV. MOZHA & CO dengan nilai kontrak sebesar Rp.496.007.000,00. diduga mengangkangi Permendagri No. 39 Tahun 2012 tentang perubahan atas Permendagri No. 32 Tahun 2011.

Ketua Lsm-Petisi Mengungkapkan, “Nah, hal ini yg perlu diperjelaskan kepada masyarakat tanjab barat oleh kuasa pengguna anggaran/kuasa penanggung jawab anggaran. Sebab anggaran itu yg punya rakyat dan programnya ada, akan tetapi peruntukkannya tidak jelas. Bila saja program kegiataan tersebut diberi nama pembangunan rumah dinas kejaksaan negeri kuala tungkal, itu baru benar menurut kami.” Ungkap Syarifuddin (5/1).

Ilustrasi Gambar Rumah Dinas Pemda. red

Menurutnya, “Apabila dalam program kegiatannya tertulis A, pasti dipelaksanaannya baik fisik maupun non fisik tetap A. sesuai datanya di DPA-SKPD namun, fakta pelaksanaannya tidak demikian. Artinya hal tersebut bertentangan dengan Permendagri No.39 Tahun 2012 Tentang Perubahan Atas Permendagri No 32 Tahun 2011 Tentang Pedoman Pemberian Hibah Dan Bantuan Sosial Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah selalu mengedepankan transparansi dan akuntable, diduga adanya unsur kesengajaan yang dilakukan kuasa penanggung jawab anggaran/kuasa pengguna anggaran.” Paparnya.

“Peran dari Tim TP4D dalam monitoring dan evaluasi kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, saya sangat amat yakin akan kinerja Tim TP4D Kejaksaan negeri kuala tungkal yang mengedepankan keprofesionalitasan. Tim TP4D, Kami menunggu.” Tukas Syarifuddin. (st*2)

Komentar