Terlalu, Setahun Gudang PT. PMA Beroperasi Tanpa Izin, Baru Di Tinjau Setalah Riuh Diberbagai Media

Kuala Tungkal – Bidas. Masih segar di ingatan ketika rehab warung dari semi permanen ke permanen milik Pak jamil dihentikan karena tidak mengurus izin beberapa waktu lalu, kini bangunan Rumah Toko (Ruko) terletak dijalan protokol yang dijadikan gudang oleh PT. PMA justru beroperasi selama 1 Tahun tanpa izin.

Parahnya, Tim yang dipimpin oleh Mukhtar selaku Kabid penindakan Satpol PP Tanjabbar baru turun ketika permasalahan ini mencuat di berbagai media masa. “Saya tadi sudah tanya kebagian humas perusahaan, mereka bilang izinnya lagi diproses.” Sebut Andri selaku pengurus Gudang, (28/6).

Terpisah, Ketua LSM-LPA2DP mengungkapkan (29/6) “Ini yang terjadi pada instansi yang di percaya untuk menegakkan perda, bila warung kecil langsung di tindak. Bila sekelas PT. PMA akan ditindak ketika sudah heboh dimedia masa, seandainya tidak mencuat dimedia masa mungkin adem – adem saja.” Tukas Mukhtar AB.

Sementara Kasi pengaduan DPM PTSP Tanjabbar, Holidin menyatakan (28/6) “Yang namanya proses pembuatan izin usaha seharusnya dibuat dan dikeluarkan sebelum usahanya beroperasi, ini jelas menyalahi peraturan.” Tandasnya.

Pemeriksaan terhadap Gudang makanan PT. PMA yang baru dilakukan pemeriksaan setelah setahun beroperasi ini diakui oleh Kasat Pol PP Tanjabbar, Jauhari. “Kita mau panggil pemiliknya untuk diminta keterangan dulu ke kantor Satpol PP atas aktifitas mereka selama ini tidak ada izin sama sekali dari hasil pengecekan Satpol PP bersama Dinas Perizinan.” Tukas Jauhari.

Penegakan perda yang terkesan tebang pilih ini menunjukkan akan penerapan perda hanya berlaku keras pada masyarakat kecil, sementara untuk sekelas perusahaan PT. PMA akan juga ditindak tapi setelah riuh dimedia masa. Ironis. (TIM)

Komentar