Tidak Kunjung Kelar, Ratusan Masa Geruduk Kantor Bupati

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Konflik lahan dikecamatan pengabuan Kab. Tanjab Barat yang sampai saat ini tak menemukan titik terang meski telah beberapa kali disuarakan membuat sejumah masa (Serikat Tani Nasional) akhirnya melakukan aksi didepan kantor Bupati Tanjab Barat, Senin, (29/6).

Aksi ini menuntut dikembalikannya lahan milik masyarakat Kelurahan Teluk Nilau oleh korporasi.

“Kembalikan tanah masyarakat kelurahan teluk nilau yang dirampas oleh PT. WKS seluas 1000 Ha dan PT. TML seluas 913 Ha.” ujar Koordinator aksi, Jon Akbar dalam pres rilisnya.

Masa juga meminta Bupati Tanjab Barat untuk memutuskan dengan jelas atas kepemilikan 1913 Ha lahan yang kini dikuasai oleh korporasi yang selama kepemimpinan Bupati Safrial tak menemukan titik terang.

“Bupati Tanjab Barat harus melakukan putusan pasti mengenai tanah yang dirampas oleh PT. WKS dan PT. TML berdasarkan perda No. 8 Tahun 2008 dan pengukuran BPN Tanjab Barat pada 20 Maret 2020.” lanjutnya.

Peraturan dibuat tentu demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat, bila peraturan tidak dapat dilaksanakan oleh orang No. 1 di Tanjab Barat selama ini tentu mengundang pertanyaan ada apa dengan orang No. 1 di Tanjab Barat?. (red)

Komentar