UAS, “Bila Diamanahkan, Kita Akan lebur Batasan Pimpinan Dan Masyarakat,”

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Dalam menyerep aspirasi masyarakat niatan melebur batasan antara pimpinan dan masyarakat telah sedari awal ingin dilakukan UAS agar tak ada lagi garis batas untuk masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, kritikan dan saran bila Ia diamanahkan nanti.

“Seorang pimpinan memang wajib menyatu dengan masyarakat hingga dapat merasakan apa yang dirasakan masyarakatnya.” Ungkapnya.

Lanjutnya, Kalau bicara jabatan dan uang, saat ini saya di DPRD Prov dengan gaji yang lebih dari cukup, tapi untuk memenuhi aspirasi masyarakat tentu ada mekanisme di DPRD yang harus dilalui, hingga tak ayal terkadang aspirasi yang disampaikan berujung kekecewaan.

“Lain cerita kalau kita pimpinan. Contoh semisal ketemu jalan berlobang di daerah parit 4 saya tinggal telp kepala PU untuk langsung memperbaiki. Kan bisa? Klu DPR tentu tak bisa.” Katanya.

Lebih lanjut, UAS menyampaikan terkait membangun itu yang utama niatnya tulus dan ikhlas, baru di sokong dengan anggaran yg tersedia, sekali pun anggaran banyak kalau niat membangunnya tidak ada ya seperti sekarang banyak keluhan dari masyarakat terkait infratruktur, yang semestinya sudah terselesaikan bila mengingat anggaran APBD yg kita miliki.

“Jadi kembali ke nawaitu, saya dengan tulus dan ikhlas melepas semua yang saya miliki untuk niatan membangun Tanjab Barat lebih baik, mohon dibantu dengan do’a dan dukungan.” Timpalnya. (red)

Komentar